Pengertian Basic Selling

  • 2 min read
  • Dec 12, 2021
Pengertian Basic Selling

Basic Selling – Teknik penjualan seringkali dipelajari secara otodidak oleh para penjual pada umumnya. Sedangkan belajar secara otodidak banyak memunculkan kesalahan-kesalahan yang berakibat pada komplain yang disampaikan oleh konsumen. Pada umumnya para penjual melakukan penjualan dengan cara hit & run, dan tidak mempertimbangkan repeat order dari pihak konsumen. Oleh sebab itu para penjual yang belum memiliki dasar dalam ilmu penjualan mudah gagal. Untuk menghindari agar para penjual kita tidak mudah gagal, maka pimpinan cabang memiliki tanggung jawab melatihnya dengan benar. Keberadaan modul pelatihan ini agar para pimpinan cabang selain bisa meningkatkan keterampilan menjual pada diri pribadi, juga ilmu ini bisa diajarkan kepada para penjual baru atau yang sudah lama agar kemampuan menjualnya semakin meningkat.

Setelah memahami basic selling pembaca di harapkan memahami jenis-jenis motivasi pembelian (buying motives), dan memahami pengertian proses penjualan

Buying motives

Proses Penjualan

Penjualan adalah sebuah proses yang memiliki beberapa tahapan. Tahapan yang berbeda menuntut keterampilan yang berbeda pula.

Agar dapat melakukan penjualan yang efektif, seorang penjual harus memahami secara sistematis proses penjualan dari awal hingga akhir.

Ketidakpahaman terhadap proses penjualan akan menyebabkan hilangnya peluang dalam penjualan semakin besar. Sebagai contoh, seringkali penjual langsung menawarkan atau mempresentasikan produk-produk yang dimilikinya tanpa terlebih dahulu mencoba memahami kebutuhan calon pelanggan yang sebenarnya.

Definisi Proses Penjualan

Selling process adalah tahapan yang harus dilalui oleh seorang penjual secara sistematis, mulai dari saat mencari calon pelanggan baru hingga saat memberikan layanan purnajual kepada pelanggan yang telah didapatkan.

Dengan memahami proses penjualan secara sistematis, seorang penjual juga akan lebih mudah memahami keterampilan teknik apa saja yang dibutuhkan.

Jika seorang penjual cakap dapat menutup penjualan namun kesulitan dalam mendapatkan calon pelanggan potensial, berarti dia perlu meningkatkan keterampilan dalam hal prospecting.

Demikian juga, jika penjual sering kali gagal mendapatkan penjualan padahal dia memiliki banyak calon pelanggan potensial, berarti keterampilannya dalam menghadapi penolakan dan menutup penjualan perlu ditingkatkan.

Buying Motives

Motif seseorang dalam membeli didasarkan pada :

Primary : Motif yang didasari kebutuhan pokok konsumen

Primary Buying Motive

  • Motif untuk membeli yang sebenarnya, misalnya kalau orang mau makan, ia mencari nasi
  • Motif yang menimbulkan perilaku pembelian terhadap kategori-kategori umum pada suatu produk.

Contoh : keinginan untuk menikmat kesenangan dan kebutuhan untuk berafiliasi dengan orang lain.

Selective : Motif yang didasari pada modul atau merek dari leas penjual (Dipengaruhi rasio, waktu dan emosi)

Selective Buying Motive

Motif yang mempengaruhi keputusan tentang model dan merk dari kelas- kelas produk atau klasifikasi penjual yang dipilih untuk suatu pembelian.

Contoh :

Dalam pembelian televisi, motif ini akan mempengaruhi antara keputusan membeli merk A atau B.

Ini bisa berdasarkan:

  • Rasio, misalnya: apakah ada keuntungan jika kita beli
  • Waktu, misalnya: membeli makanan dalam kaleng yang lebih praktis.
  • Emosi, misalnya: membeli sesuatu karena mengikuti orag lain

Jadi Selective Buying Motive dapat berbentuk rational buying motive, emotional buying motive atau impulse (dorongan seketika).

Patronage : Motif yang di dasari oleh tempat atau toko tertentu. Seperti pemilihan ini biasa timbul karena layanan yang memuaskan, tempat lebih dekat dan fasilitas lengkap.

Patronage Buying Motive

Adalah selective buying motive yang ditujukan kepada tempat atau toko tertentu. Pemilihan ini bisa timbul karena layanan yang memuaskan, tempat lebih dekat, cukup persediaan barang, ada halaman parkir, orang-orang besar suka belanja kesana

Selling dan Buying Process

Proses menjual dimulai dari memahami proses pelanggan membeli

Proses Penjualan

Selling dan Buying Process

Prosses Pembelian

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.